Visi
2020 – 2030 Menjadi gereja yang bersahabat dan memberdayakan umat serta menjadi berkat
Perjalanan kami bermula dari pelayanan Sekolah Minggu pada 1995, kemudian berkembang menjadi Pos KPK Lippo Cikarang (1997) dan Bajem Cikarang (1998). Setelah melalui proses pertumbuhan dan pembinaan jemaat, kami resmi dilembagakan pada 2012 dan terus bertumbuh sebagai gereja yang melayani jemaat dan masyarakat hingga saat ini.
2020 – 2030 Menjadi gereja yang bersahabat dan memberdayakan umat serta menjadi berkat
Berbeda dengan jemaat lain, pelayanan GKI Cikarang tidak diawali dari persekutuan dewasa, tetapi justru dari pelayanan Sekolah Minggu.
Pada September 1995 terjadi pertemuan antara Debora W. Setiawarman, Herodion A. Yuwono, dan Lidya Sri Juningsih yang menjadi cikal bakal berdirinya GKI Cikarang.
Persiapan pelayanan Sekolah Minggu dilakukan dengan bantuan beberapa teman.
8 September 1996: Kebaktian Sekolah Minggu perdana diadakan di kediaman Kel. Winston Setiawarman, Jl. Cemara 3 No. 45. Dihadiri 8 murid, 5 guru, dan tim dari GKI Rawamangun.
8 November 1996: Dimulai Persekutuan Wilayah Perdana di kediaman Kel. M. Faisal. Persekutuan kemudian berlangsung setiap dua minggu. Karena jumlah peserta terus bertambah, muncul kerinduan untuk menyelenggarakan Kebaktian Umum.
14 Desember 1996: Pembentukan Tim Kerja Persiapan Pos Lippo Cikarang.
Februari 1997: PMJ GKI Samhudhui memutuskan membuka pelayanan Pos KPK di Lippo Cikarang.
April 1997: Dilaksanakan Kebaktian Perdana Pos KPK Lippo Cikarang di Town Cafe, pukul 07.00, dipimpin Pdt. Jonatan Subianto. Kehadiran jemaat sekitar 50 orang. Perjamuan Kudus pertama dilayani Pdt. Em. Jona Henky Wirakotan. Pelayanan Baptis Anak pertama dilayani Pdt. Iwan Tri Wahyudi.
19 April 1998: Kebaktian mulai menggunakan Ruko Roxy Blok B 51 karena Town Cafe tidak lagi memadai. Pelayanan dan jumlah jemaat terus bertumbuh.
27 Oktober 1998: BPMK Jakarta Utara menyetujui pengembangan Pos KPK Cikarang menjadi Bakal Jemaat (Bajem) Cikarang.
Pada tahun yang sama: GKI Samhudhui mengupayakan pembelian tanah seluas 2.200 m² di Jl. Palem Kuning Raya – Taman Beverly sebagai persiapan tempat ibadah permanen.
3 Januari 1999: Dilaksanakan Kebaktian Syukur Peresmian Bajem Cikarang. Pelayanan terus berkembang dengan berbagai kegiatan pembinaan dan persekutuan. Dibentuk kepengurusan Bajem Cikarang periode 1999–2000. Pnt. Herodion A. Yuwono tercatat sebagai Penatua GKI Samhudhui untuk Bajem Cikarang yang pertama.
Maret 2001: Karena pertambahan jemaat, dibeli Ruko Roxy Blok A 12 dan A 15.
Juni 2001: Kebaktian Umum di tempat baru dilaksanakan 3 kali, pukul 07.30, 09.30, dan 18.00.
Pada tahun yang sama: Persiapan pembangunan tempat ibadah permanen terus diupayakan. Pada periode 2001–2002, persiapan menuju status dewasa mulai dirintis.
Berbagai pelayanan berkembang: Kebaktian Umum, Sekolah Minggu, Persekutuan Pemuda, Persekutuan Wilayah, Persekutuan Doa, Pemahaman Alkitab, Baptis Kudus, Sidi, pelayanan kedukaan, diakonia, dan anak asuh.
Bajem Cikarang juga aktif dalam kegiatan oikumenis melalui Forum Komunikasi Gereja di Lippo Cikarang (FKGLC).
Pelayanan kemasyarakatan mencakup pembagian susu balita, pembinaan tentang narkoba, pemeriksaan dan pengobatan gratis, serta pengadaan air bersih.
Persiapan pendewasaan semakin matang pada periode pelayanan 2003–2004.
Periode 2026/2027